Masjid yang didirikan didepan RS UMM ini memiliki ciri khas yang mudah
dikenali yaitu bergaya oriental khas negeri Tiongkok yang mirip dengan
Masjid Cheng Ho. Dinamakan Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono diambil dari
seorang tokoh pembaharu Muhammadiyah Malang pada tahun 1930-an,
yakni KH Bedjo Darmoleksono. Kiai Bedjo adalah mubaligh yang memiliki
ilmu agama sangat tinggi dan pernah menjadi pimpinan Muhammadiyah
Malang.
KH Bedjo, katanya, tidak hanya berdakwah di mimbar-mimbar masjid, tapi
juga masuk ke sekolah, kampus, radio, dan tulisan di media massa. Masjid
ini dibangun sebelum pembangunan RS UMM yang menunjukan dan sebagai
contoh bahwa spiritual harus ditegakkan dulu sebagai fondasi kehidupan.
Elisa Gondo Asmarani
Diary of a Restless Medical Student in UMM
Thursday, June 16, 2016
Rumah Sakit UMM
Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang mulai dibangun pada tahun 2009 dan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2013 bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68. Rumah sakit yang merupakan kebanggaan dari UMM dan FK UMM ini direncanakan untuk kegiatan pendidikan kedokteran dan ilmu-ilmu kesehatan dengan menerima pasien umum.Fasilitas yang ada adalah bangunan utama untuk pelayanan kesehatan, training centre, auditorium, paviliun, masjid, taman, parkir dan pusat kebugaran.
Selain melayani kesehatan dengan pengobatan dan ilmu kedokteran modern, Rumah Sakit Pendidikan UMM juga akan membuka praktik pengobatan timur khususnya ilmu kedokteran China dan pengobatan alternatif. Lokasi rumah sakit tidak jauh dari Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang yaitu tepatnya di sebelah timur terminal Landungsari. Berdiri diatas tanah seluas 9 hektare dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan mewah dengan ciri khas arsitektur tiongkok, menjadikan RS Universitas Muhammadiyah Malang ini mudah dikenali. Nilai kekhasan inilah yang akan dikembangkan sehingga merupakan ciri khas yang tidak dimiliki oleh Rumah Sakit lain.
Sengkaling Kuliner UMM
Diresmikan oleh Prof Dr HM Dien Syamsuddin, MA pada Sabtu, 28 Februari 2015 , UMM resmi me rebranding Taman Sengkaling UMM. Dulu, bila masuk pertama kali hanya akan ada paving kosong yang akan mengantarkan Anda ke tempat parkir Taman Rekreasi Sengkaling namun sekarang, Taman Sengkaling UMM pun terasa berbeda disulap menjadi semacam food court di area terbuka yang disebut Sengkaling Food Festival (SFF) dengan desain yang meriah, unik, dan apik.
Wisata kuliner yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Malang dan tempatnya pun tak jauh dari kampus tiga ini berlokasi di Jl. Raya Mulyoagung No. 188, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. bisa menikmati ratusan menu, mulai dari nasi goreng hingga suki mulai pukul 16.00 sampai dengan 23.00 WIB , kecuali hari Sabtu dan Minggu SFF buka mulai pukul 12.00 sampai dengan 23.00 WIB. Di SFF ini terdapat berbagai zona, ada Food & Beverages bagi Anda yang ingin makanan berat seperti nasi goreng, pizza, sushi dan makanan berat lainnya. Cafe, bagi Anda yang hanya ingin menikmati berbagai minuman atau ngopi saja dan berbagai macam spot lainnya. Jangan khawatir dengan hujan meskipun ada di area terbuka, karena ada beberapa tempat yang ada di dalam ruangan dan terbebas dari hujan. Meskipun seusai hujan, seluruh meja dan jalan akan langsung dibersihkan sehingga Anda
tidak perlu khawatir bila meja-mejanya basah.
Taman Rekreasi Sengkaling
Dari pusat kota Malang, berjarak 10 km pada Jl. Raya Mulyoagung No. 188, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang terdapat Taman Rekreasi Sengkaling Malang yang pertama kali dibangun pada tahun 1950 oleh seorang warga Belanda bernama Mr. Coolman. Lokasinya sangat strategis karena tepat berada di tepi jalan raya yang menghubungkan antara Kota Malang dengan Kota Batu, sehingga sangat mudah dicapai oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Taman Rekreasi Sengkaling Malang adalah tempat wisata keluarga, sesuai dengan slogannya Wisata Air Impian Keluarga, dan menyediakan berbagai macam wahana permainan demi memanjakan pengunjung, di antaranya adalah taman bermain, wahana permainan di darat dan air, gedung serbaguna, dan kolam pemandian. Luas keseluruhan Sengkaling sekitar 9 hektar dan 6 hektar di antaranya berupa taman dan pepohonan yang menyejukkan. Taman Rekreasi Sengkaling dibuka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan kepada masyarakat yang akan melakukan rekreasi sekaligus bersantai bersama keluarga.
UMM Inn
Hotel ini juga terdapat tempat untuk pertemuan, konferensi, dan seminar dan tersedia pelayanan berbagai tema pesta yang sesuai dengan kebutuhan.
Pengunjung akan bisa menikmati perpaduan nuansa elegan yang bercitarasa modern, nyaman, dan bernuansa klasik dan desain interior yang tertata apik yang akan menambah kenyamanan pengunjung disertai dengan pelayanan yang baik. Inilah yang menjadikan UMM Inn berbeda dan menjadi pilihan favorit di antara hotel-hotel di Batu dan Malang.
UMM Bookstore
Sampai saat ini UMM Bookstore telah memiliki 3 divisi yaitu divisi buku, divisi stationery dan divisi computer, dan pada tahun 2014 UMM Bookstore telah mengembangkan satu divisi baru yang bekerjasama dengan pihak perorangan dengan membentuk unit usaha baru yang dinamai pusat souvenir UMM. Sasaran yang dituju oleh pusat souvenir ini terutama dari kalangan civitas UMM maupun kalangan non civitas UMM. UMM Bookstore berupaya mengembangkan konsep baru dalam upaya promosi UMM Bookstore.
UMM SPBU
SPBU yang terletak di seberang UMM Dome dan Masjid AR. Fachruddin ini didirikan untuk menjawab kebutuhan bahan bakar kendaraan bermotor yang tinggi dari mahasiswa, dosen, karyawan UMM, dan pengguna jalan lain yang melintasi jalan poros Malang – Batu maka dinilai sangat prospektif dan merupakan salah satu upaya UMM dalam mengembangkan profit centre untuk mendukung finansial selain biaya pendidikan dari mahasiswa. Letak SPBU yang strategis dinilai menguntungkan unit usaha ini.
Untuk melayani pasar internal UMM saja SPBU ini sudah sangat besar pangsa pasarnya. Setiap hari di dalam kampus UMM terparkir lebih 4000 mobil dan 12.000 sepeda motor. SPBU ini merupakan salah satu unit usaha yang dimiliki oleh UMM. Sebelumnya UMM telah mengembangkan Hotel UMM Inn, Bengkel Yamaha, UMM Bookstore, UMM Dome, UMM Medical Center, University Farm, UMM Press, Asrama mahasiswa, serta kantin-kantin. Secara teknis, SPBU UMM mampu menampung 100.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM). Terdiri dari 3 polo, 4 dispenser seperti bahan bakar jenis Pertamax, Pertamax plus, Premium dan Solar. Saat ini SPBU UMM memperkerjakan 18 karyawan yang berasal dari warga sekitar kampus UMM. Mereka dilatih khusus untuk melayani pelanggan sebaik mungkin.
Subscribe to:
Posts (Atom)





